Test
Bab 2 — Test bab 2
Test
Bab 2
Test bab 2
✦ ✦ ✦

<p>Raja Oof—begitu para menteri memanggilnya—memberikan titah pertamanya padaku dari atas singgasana emasnya. "Wahai pahlawan dari dunia seberang, buktikan kecerdasanmu! Tolong hitung berapa jumlah kambingku jika aku punya 2 ekor kambing, dan menteri keuanganku mencuri 3 ekor."</p>

<p>Aku memijat pelipisku pelan. Tekanan darahku rasanya naik. Bahkan kalkulator kalkulus paling murah pun akan menangis mendengar soal ini. "Itu minus satu, Yang Mulia. Di duniaku, itu namanya utang atau defisit, bukan sisa kambing."</p>

<p>Seluruh ruang takhta mendadak hening. Para penyihir istana saling berbisik panik, mengira istilah 'minus satu' adalah mantra kutukan tingkat tinggi atau *syntax error*. Sang Putri Mahkota, Elara, yang berdiri anggun di samping singgasana menatapku dengan mata berbinar. Sepertinya di dunia magis ini, menguasai aritmetika dasar adalah syarat mutlak menjadi pria idaman.</p>

<p>Hanya dalam waktu tiga jam, berbekal tabel kebenaran (*Truth Table*) dan logika silogisme proposisi, aku berhasil membuktikan secara sah dan meyakinkan di depan dewan menteri bahwa sang raja mengalami <i>logic error</i> yang sangat fatal dan tidak layak memimpin negara.</p>

<p>Rakyat yang kelelahan menuntutku naik takhta secara aklamasi, dan Putri Elara secara sepihak memintaku untuk menjadi permaisurinya agar garis keturunan kerajaan bisa di-<i>patch</i> dengan gen pintar. Hari pertama di dunia Isekai yang sangat melelahkan. Niat awalku hanya ingin mencari colokan listrik untuk *server* sekolah, tapi aku malah disuruh me-<i>reboot</i> sebuah kerajaan.</p>

sional, aku berhasil menyederhanakan sistem pencatatan aset kerajaan—dari kambing hingga koin emas—menjadi sebuah diagram alir yang hanya butuh waktu lima belas menit untuk dipahami (olehku) dan lima belas jam untuk diimplementasikan (oleh para menteri yang masih mengira 'Boolean' adalah nama dewa baru).

— Akhir Bab 2 —

Kamu sudah sampai bab terbaru!

← Kembali ke Novel
Sebelumnya
0%
M